Tampilkan postingan dengan label Special Food. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Special Food. Tampilkan semua postingan

Megono namanya unik & lucu bagi yang masih awam, namun bagi yang bertempat tinggal atau pernah tinggal di wilayah Pekalongan dsktrnya, Megono merupakan santapan harian baik kala sarapan ataupula pas makan malam

Megono ialah makanan yang berisi parutan kelapa yang tidak terlalu tua (tapi bukan kelapa muda) dan cacahan nangka muda yang sudah matang di tambah dengan berbagai rempah, lebih sedap dimakan dengan nasi panas, dengan rasa yang sedap, gurih dan sedikit pedas, dan lebih mantab lagi apabila di kemas dengan "pincukan" menambah selera makan

Biasanya Megono di sajikan dengan berbagai macam lauk ataupun tauto,Di Semarang cukup jarang, yang jualan megono, namun bisa di temui di arteri Soekarno Hatta, dan Jl. Gatot Subroto Belakang RM Suharti, Krapyak, ditempat asal dan sekitarnya Megono yang seblumnya di sajikan di warung atau lapak2 nasi, saat ini telah menjadi lifestyle,dibeberapa tempat di pekalongan,Batang dan Comal, cukup banyak ditemui warung lesehan dengan menu khas Megono

Bagiku yang berasal dari wilayah tersebut, Megono bisa menjadi kangenan, so setiap habis mudik,biasanya ibu selalu membawa bekal berupa nasi Megono,dengan di tambah Tempe , menu yang cukup sederhana namun mantab
Salah satu kebiasaan menarik ketika tugas luar kota, ialah berburu makanan enak & lezat serta unik, salah satu yang kemaren ku kunjungi ialah Soto Semarang di Daerah Blabak Magelang,

awalnya ketika masuk aq bertanya pada temenku, lho mas koq kenal ama yang punya; sering kesini..? jawabnya oh nggak ini kali pertama, kemudian temenku bercerita hal ihwal pertemuannya dengan bapak Slamet sang pemilik warung tersebut di awali di Facebook, dan temenku bercerita pula warung ini punya web lo, setelah ta liat kanan dan kiri ada beberapa photo dan pamflet tentang kesuksesan warung soto dan pemiliknya ini,

trus aq pun berkomentar sebuah usaha luar biasa bagi seorang pedagang kecil, sampe promo ke web dan facebook, apalagi didaerah kecil kayak Blabak magelang lagi, biasanya yang promo via web ada resto besar2, namun tidak bagi SOTO SEMARANG,melalui www.sotosemarang.com, selain di blabak juga membuka beberapa cabang diberbagai daerah, selain menu soto semarang, juga menawarkan beberapa makanan khas seperti halnya Tahu gimbal, Tahu Campur Babak, Es Dawet Hitam khas Purworejo dsb dengan harga yang relatif sangat murah, apalagi masih dapat bonus es teh gratis gara-gara kenal di Facebook

apa yang di lakukan pak slamet yang sebelumnya merupakan supervisor perusahaan consumer goods,melalui webnya dan aktivitas di dunia maya, selain mengenalkan Soto semarang, tempat asalnya,namun juga sebagai upaya untuk ekpansi pasar, karena pak Slamet menawarkan Kerjasama bagi yang ingin membuka soto semarang di tempat lain

Sebuah usaha luar biasa dari yang biasanya, dan dapat menjadi rujukan dan referensi bagi yang sedang akan berusaha membangun bisnis serupa........:)
Nasi gandul, what is it..? namanya cukup unik, mungkin bagi orang yang belum tahu akan banyak menerka seperti apa bentuknya

Nasi Gandul merupakan makanan khas Pati Jawa Tengah, dinamakan nasi gandul, karena nasi seperti "mengandul" karena di alasi daun pisang, kemudian disiram dengan kuah santan encer dan ditambah berbagai asesoris tambahan bisa perkedel,tempe,telor,daging,ati, paru, jeroan, dsb kemudian di tambah kecap sedang manis dan di taburi bawang merah goreng, di jamin pasti akan ketagihan

Di Semarang, cukup banyak penjual nasi gandul, namun diantaranya yang sering aq kunjungi adalah nasi gandul pak subur,depan RS Telogo Rejo, & Nasi Gandul Pak Jan, depan Pom Bensin Sampangan

Kalo ingin mebuatnya sendiri, bahan-bahanya sebagai berikut : Daging sapi di potong2 atau apapun, air, santan encer, sereh, geprek, daun salam, kecap manis, gula pasari, gula merah disisir, garam secukupnya, kemudian bumbu-bumbu di haluskan, bawang putih, merah, kemiri, ketumbar, merica, jinten, jahe dan lengkuas

Cara membuat : Rebus daging bersama air hg setengah empuk. Buang bagian rebusan air daging yg keruh, kemudian Tumis bumbu halus hg harum, masukkan ke dlm air rebusan daging bersama sereh dan daun salam,Masukkan santan, rebus terus hg mendidih,Tambahkan kecap, gula pasir, gula merah, dan garam,Rebus terus hg daging empuk. Angkat daging, goreng hg kecoklatan, lalu potong2

Cara penyajian:Tata nasi di piring yg dialasi daun pisang,Beri bbrp potongan daging diatasnya lalu siram dg kuah panas banyak2. Taburi bawang goreng, kecap manis dan sambal cabe rawit,Sajikan pula dg tempe goreng, jeroan goreng, perkedel, dan telur kecap,Sambal: rebus cabe rawit lalu haluskan, campur dg sedikit kuah

monggo silakan bagi yang ingin mencoba, kombinasi daging dsb di campur kuah yang sedap & penuh rempah menjadi nilai plus nasi gandul..:)

setiap kali ke johar kala jam makan siang tiba, ta lengkap sepertinya apabila ta berkunjung untuk menganjal perut sembari merasakan sedapnya Asem-Asem, kombinasi asem,manis, pedas yang pas membuat lidah dan perut melupakan sejenak panas teriknya matahari Semarang

Salah satu tempat favoritnya ialah Asem-Asem Bu Sun, yang terletak di Samping Kantor Pos Besar johar,Jl. Arif Rahman Hakim, ditambah dengan tempe yang anget menambah nikmat asem-asem tersebut.
salah satu makanan yang cukup spesial dan jarang di temui di tempat lainya ialah Gulai Bustaman, apa yang menjadi istimewa dan berbeda dengan gulai -gulai lainnya ialah kuahnya tanpa menggunakan santan meski sama-sama menggunakan kelapa. Kelapa diparut dan digoreng sangan, tidak diperas menjadi santan. Gorengan parutan kelapa tersebut lalu ditumbuk halus dicampur rempah-rempah untuk bumbu kuahnya. Selain itu juga terdapat campuran cengkeh dan kayu manis, disamping untuk pilihan aksesorisnya daging atau jeroann bisa by request karena tidak dicampur secara langsung

dinamakan Gulai Bustaman, tak bisa di lepaskan dari nama sebuah gang/jalan di sekitaraan jl. MT Haryono,dekat Bubaan, yang bernama Kp. Bustaman, konon ceritanya, pada masa awal berdiri Kota Semarang, di kampung tersebut uwak Bustam, merintis usaha perdagangan dan penyembelihan kambing,lambat laun daerah tersebut di kenal sebagai sentra supplier daging kambing dan banyak menjadi bahan baku para penjual gulai, oleh karena itulah maka banyak orang akhirnya menyebutnya sebagai Gulai (ala) Bustaman

para pedagang gulai ini banyak di temui di sekitaraan kota lama, ada juga di depan Masjid Agung Jawa Tengah, namun yang paling sering aq, gulai Bustaman pak Amat,biasa mangkal di kota lama,namun kalo menjelang senja sembari pulang mampir di depan jl. Arief Rahman Hakim, deket Telkom Johar.........



Tahu pong, namanya terkesan lucu dan unik, makanan ini merupakan satu varian dari bahan baku tahu,dan sangat di kenal sebagai makanan khas Semarang

Selama beberapa tahun tinggal di semarang, baru mencicipi bagaimana rasa tahu Pong, tadi malam, di Manggala Food Festival,stelah dirasakan mak nyoooz

Di namakan Tahu Pong karena Tahu di Goreng sampai kering sampai membuat koPONG atau kosong di sajikan dengan saus asem manis yang nikmat,ditambah berbagai aksesoris seperti gimbal dsb, serta bawang putih yang telah di olah, menjadikan Tahu Pong menjadi terasa spesial

Tahu Pong yang aq ketahui ada, di Jl. Gajahmada, Pasar Langgar, Jl. Depok, dan di Manggala food Festival, dsb


salah satu yang membuat penasaran di Festival Pandanaran, adalah Nasi Biryani,beberapa kali mendengar tentang kelezatan masakan ini, namun belum pernah mencoba, sebuah kesempatan yang baik pikiriku, untuk langsung mencoba

setelah mencoba rasanya Sip dan mantab,dengan cita rasa yang lebih spicy di tambah tambahan korma,kismis dan sejenis kacang-kacangnya plus daging,di jamin wareg

konon ceritanya nasi biryani, berasal dari bahasa parsi : beryā(n) (بریان) yang berarti goreng atau panggang. Pada zaman dulu, beras digoreng di dalam minyak samin sebelum direbus di dalam air bersama rempah-rempah hingga setengah matang.

seperti umumnya makan khas timur tengah rasa rempah-rempahnya cukup terasa,Rempah-rempah yang dipakai sewaktu memasak biryani, termasuk di antaranya: minyak samin/ ghee, kacang-kacangan,jintan,Cengkeh, kapulaga, kayu manis, daun salam koja, ketumbar, daun mint, jahe, bawang bombay, dan bawang putih

meskipun dari sisi harga cukup lumayan sekitar Rp.15.000 komplit, namun dengan citarasa yang mantab, cukup terpuaskan lah....:)

Nasi Biryani, nasi kebuli atau khas timur tengah lainnya yang biasanya ku kunjungi di Jl. MT Haryono ketika pagi hari, Warung Khoja di Lamper, atau di tlogosari juga ada